SENSOR KIMIA OPTIK BERBASIS APTAMER UNTUK DETEKSI DINI BIOMARKER PENYAKIT
Abstract
Deteksi dini biomarker penyakit adalah kunci untuk diagnosis yang akurat dan intervensi terapeutik yang tepat waktu. Metode deteksi konvensional seringkali membutuhkan peralatan yang kompleks dan waktu analisis yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sensor kimia optik yang sangat sensitif dan selektif berbasis aptamer untuk deteksi cepat biomarker penyakit. Aptamer, sebagai molekul asam nukleat beruntai tunggal, memiliki kemampuan mengikat target spesifik dengan afinitas tinggi, menjadikannya platform pengenalan yang ideal. Kami merancang dan mensintesis aptamer yang menargetkan biomarker spesifik untuk kanker dan penyakit infeksi, kemudian mengintegrasikannya dengan material nano optik seperti titik kuantum atau nanopartikel emas. Metode yang digunakan meliputi seleksi aptamer melalui SELEX, fungsionalisasi permukaan nanomaterial, dan konstruksi sensor optik melalui ikatan kovalen atau interaksi non-kovalen. Karakterisasi sensor dilakukan menggunakan spektroskopi fluoresensi, spektroskopi UV-Vis, dan mikroskopi gaya atom. Hasil menunjukkan bahwa sensor yang dikembangkan mampu mendeteksi biomarker dengan batas deteksi yang sangat rendah, bahkan pada konsentrasi pikomolar, dan menunjukkan selektivitas yang sangat baik terhadap molekul target dibandingkan dengan interferen lainnya. Pembahasan lebih lanjut menjelaskan prinsip kerja sensor optik, termasuk perubahan intensitas fluoresensi atau pergeseran plasmon permukaan yang terjadi saat pengikatan biomarker. Penemuan ini menawarkan platform diagnostik yang portabel, cepat, dan hemat biaya untuk aplikasi di titik perawatan, merevolusi bidang diagnosis medis.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













