KESENJANGAN DIGITAL GENERASI TUA: TANTANGAN DAN STRATEGI PENINGKATAN LITERASI DIGITAL LANSIA.
Abstract
Latar belakang masalah ini adalah bahwa meskipun teknologi digital telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, sebagian besar generasi tua (lansia) masih menghadapi kesenjangan digital yang signifikan, menghambat akses mereka terhadap informasi, layanan, dan partisipasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi lansia dalam mengadopsi teknologi digital dan merumuskan strategi efektif untuk meningkatkan literasi digital mereka guna meningkatkan kesejahteraan. Metode yang digunakan adalah studi kasus ganda di dua pusat komunitas lansia, melibatkan survei mengenai tingkat penggunaan teknologi dan wawancara kelompok fokus untuk memahami persepsi dan hambatan. Data dikumpulkan mengenai jenis perangkat yang digunakan, kesulitan yang dihadapi (misalnya, antarmuka yang rumit, ketakutan akan penipuan), dan motivasi untuk belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama meliputi kurangnya kepercayaan diri, masalah kesehatan fisik (penglihatan, motorik halus), dan kurangnya dukungan sosial. Strategi yang efektif meliputi pelatihan tatap muka yang sabar dan personal, penggunaan bahasa yang sederhana, fokus pada aplikasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari lansia (misalnya, komunikasi dengan keluarga, layanan kesehatan), dan dukungan dari teman sebaya. Pembahasan menggarisbawahi bahwa peningkatan literasi digital lansia tidak hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga tentang membangun kepercayaan diri dan relevansi. Implikasi utamanya adalah rekomendasi bagi pembuat kebijakan dan organisasi sosial untuk mengembangkan program literasi digital yang ramah lansia, memastikan mereka tidak terpinggirkan di era digital.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













