PENGARUH ALGORITMA PADA KONSUMSI INFORMASI DAN PEMBENTUKAN ECHO CHAMBER.
Abstract
Latar belakang masalah ini adalah bahwa algoritma yang digunakan oleh platform media sosial dan mesin pencari semakin mendominasi cara individu mengonsumsi informasi, yang berpotensi menciptakan "echo chambers" (ruang gema) dan "filter bubbles" (gelembung filter) yang mempersempit pandangan dunia pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh algoritma terhadap pola konsumsi informasi dan pembentukan echo chamber di kalangan pengguna digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran, menggabungkan analisis data perilaku pengguna dari platform media sosial (misalnya, riwayat klik, interaksi) dengan wawancara mendalam untuk memahami persepsi pengguna terhadap rekomendasi algoritma. Data dikumpulkan mengenai sejauh mana pengguna terpapar pada informasi yang mengkonfirmasi keyakinan mereka dan kurangnya paparan pada perspektif yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma, yang dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan, secara tidak sengaja memperkuat bias konfirmasi dan membatasi keragaman informasi yang diterima pengguna, sehingga mempercepat pembentukan echo chamber. Pembahasan menggarisbawahi bahwa meskipun algoritma bertujuan untuk personalisasi, mereka juga dapat mengikis kemampuan masyarakat untuk terlibat dalam dialog yang konstruktif dan memahami perbedaan. Implikasi utamanya adalah perlunya transparansi algoritma, edukasi pengguna mengenai cara kerja algoritma, dan pengembangan alat yang memungkinkan pengguna untuk secara aktif mencari informasi yang beragam, demi mendorong masyarakat yang lebih terinformasi dan kohesif.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













