E-DEMOKRASI DAN PARTISIPASI WARGA: STUDI KASUS PENGGUNAAN PLATFORM DIGITAL DALAM KEBIJAKAN PUBLIK.

Autor(s): Zuhal Alfian Akbar

Abstract

Latar belakang masalah ini adalah potensi teknologi digital untuk meningkatkan partisipasi warga dalam proses pembuatan kebijakan publik (e-demokrasi), namun implementasinya seringkali menghadapi tantangan dalam hal akses, literasi, dan efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan platform digital dalam kebijakan publik sebagai bentuk e-demokrasi dan mengevaluasi dampaknya terhadap partisipasi warga. Metode yang digunakan adalah studi kasus di dua inisiatif e-demokrasi di tingkat lokal (misalnya, platform pengaduan masyarakat, survei kebijakan daring). Data dikumpulkan melalui analisis data penggunaan platform (jumlah partisipan, jenis masukan), wawancara dengan pengelola platform, pejabat pemerintah, dan warga yang berpartisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform digital dapat secara signifikan memperluas jangkauan partisipasi, memungkinkan warga untuk memberikan masukan lebih mudah dan cepat. Namun, tantangan meliputi kesenjangan digital (yang mengecualikan sebagian populasi), kualitas masukan, dan sejauh mana masukan tersebut benar-benar memengaruhi keputusan kebijakan. Pembahasan menggarisbawahi bahwa e-demokrasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang kemauan politik dan desain partisipasi yang inklusif. Implikasi utamanya adalah rekomendasi bagi pemerintah untuk merancang platform e-demokrasi yang mudah diakses dan digunakan, memastikan transparansi dalam proses pengambilan keputusan, dan secara aktif melibatkan kelompok-kelompok yang kurang terwakili, untuk memperkuat partisipasi warga dan meningkatkan legitimasi kebijakan publik di era digital.

 

Keywords

E-Demokrasi, Partisipasi Warga, Kebijakan Publik, Platform Digital, Tata Kelola Digital.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.