PERAN INFLUENCER MEDIA SOSIAL DALAM PEMBENTUKAN NORMA SOSIAL DAN PERILAKU KONSUMSI.

Autor(s): Siti Muthoharoh

Abstract

Latar belakang masalah ini adalah bahwa influencer media sosial telah menjadi kekuatan signifikan dalam membentuk norma sosial, tren budaya, dan perilaku konsumsi, terutama di kalangan generasi muda. Namun, dampak penuh dan implikasi etis dari pengaruh ini terhadap kesejahteraan sosial masih perlu dieksplorasi secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran influencer media sosial dalam pembentukan norma sosial dan perilaku konsumsi, serta implikasinya terhadap kesejahteraan. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran, menggabungkan analisis konten terhadap postingan influencer populer (jenis pesan, produk yang dipromosikan) dengan wawancara kelompok fokus dengan pengikut influencer untuk memahami persepsi mereka terhadap kredibilitas dan pengaruh. Data dikumpulkan mengenai sejauh mana pengikut menginternalisasi pesan influencer dan mengubah perilaku mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer memiliki kekuatan persuasif yang besar karena persepsi autentisitas dan kedekatan, memengaruhi pilihan gaya hidup, aspirasi, dan pola konsumsi. Namun, ada risiko terkait promosi produk yang tidak sehat, citra tubuh yang tidak realistis, dan tekanan untuk konsumsi berlebihan. Pembahasan menggarisbawahi bahwa meskipun influencer dapat menjadi agen perubahan positif, mereka juga dapat berkontribusi pada masalah sosial. Implikasi utamanya adalah rekomendasi bagi influencer untuk mempraktikkan etika konten, bagi platform untuk meningkatkan transparansi iklan, dan bagi konsumen untuk mengembangkan literasi media kritis untuk secara bijak mengevaluasi pesan-pesan yang mereka terima, demi menjaga kesejahteraan sosial di tengah lanskap media yang terus berubah.

 

Keywords

Influencer Media Sosial, Norma Sosial, Perilaku Konsumsi, Kesejahteraan, Etika Digital.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.