PLATFORM CROWDSOURCING DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI: STUDI KASUS KOMUNITAS PEKERJA KREATIF.

Autor(s): Siti Makhmudah

Abstract

Latar belakang masalah ini adalah bahwa platform crowdsourcing menawarkan model kerja baru yang dapat memberdayakan individu, terutama pekerja kreatif, dengan menyediakan akses ke pasar global dan proyek yang fleksibel. Namun, dampak sebenarnya terhadap pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan mereka masih perlu dieksplorasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana platform crowdsourcing memengaruhi pemberdayaan ekonomi pekerja kreatif, dengan fokus pada studi kasus komunitas desainer grafis dan penulis lepas. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran, menggabungkan survei kuantitatif terhadap 300 pekerja kreatif yang aktif di platform crowdsourcing mengenai pendapatan, fleksibilitas kerja, dan kepuasan, dengan wawancara mendalam kualitatif untuk memahami pengalaman subjektif mereka. Data dikumpulkan mengenai tantangan (misalnya, persaingan harga, kurangnya jaminan sosial) dan manfaat (misalnya, otonomi, akses pasar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform crowdsourcing memang memberikan fleksibilitas dan akses ke peluang kerja yang sebelumnya tidak tersedia, memungkinkan pekerja kreatif untuk membangun portofolio dan mendapatkan penghasilan tambahan. Namun, mereka juga menghadapi tantangan terkait upah yang tidak stabil, kurangnya perlindungan pekerja, dan tekanan untuk terus bersaing. Pembahasan menggarisbawahi bahwa pemberdayaan ekonomi melalui crowdsourcing adalah pedang bermata dua. Implikasi utamanya adalah rekomendasi bagi platform untuk meningkatkan transparansi harga dan perlindungan pekerja, serta bagi pekerja kreatif untuk mengembangkan keterampilan negosiasi dan manajemen risiko, untuk memastikan bahwa model kerja ini benar-benar berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan.

 

Keywords

Platform Crowdsourcing, Pemberdayaan Ekonomi, Pekerja Kreatif, Ekonomi Gig, Kesejahteraan.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.