METAVERSE DAN REALITAS SOSIAL: IMPLIKASI KESEJAHTERAAN DALAM DUNIA VIRTUAL.
Abstract
Latar belakang masalah ini adalah munculnya konsep metaverse, lingkungan virtual imersif yang menjanjikan interaksi sosial, ekonomi, dan hiburan baru. Meskipun potensi transformatifnya besar, implikasi kesejahteraan sosial dari transisi ke dunia virtual ini masih belum jelas dan memerlukan eksplorasi kritis. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi dan menganalisis implikasi kesejahteraan sosial dari perkembangan metaverse dan transisi ke realitas virtual. Metode yang digunakan adalah analisis konseptual dan tinjauan literatur futuristik yang mensintesis pemikiran dari ilmu komputer, sosiologi, psikologi, dan etika mengenai dampak dunia virtual. Fokusnya adalah pada bagaimana interaksi, identitas, ekonomi, dan kesehatan mental dapat terpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metaverse memiliki potensi untuk meningkatkan konektivitas sosial bagi sebagian individu, menciptakan peluang ekonomi baru, dan menyediakan pengalaman belajar yang imersif. Namun, risiko meliputi kecanduan, isolasi sosial dari dunia nyata, cyberbullying yang lebih intens, masalah privasi dan keamanan data yang kompleks, serta kesenjangan digital yang diperparah. Pembahasan menggarisbawahi bahwa metaverse akan membentuk ulang realitas sosial kita. Implikasi utamanya adalah seruan bagi pembuat kebijakan, pengembang teknologi, dan masyarakat untuk secara proaktif merumuskan etika dan regulasi untuk metaverse, memastikan bahwa desainnya berpusat pada manusia, mempromosikan kesejahteraan, dan mencegah dampak negatif yang tidak diinginkan, demi membangun masa depan digital yang bertanggung jawab.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













