ETIKA DATA DALAM PENELITIAN KESEJAHTERAAN SOSIAL: PERLINDUNGAN SUBJEK DAN INTEGRITAS.

Autor(s): Siswanto Siswanto

Abstract

Latar belakang masalah ini adalah bahwa dengan ketersediaan data besar dan alat analisis canggih, penelitian kesejahteraan sosial semakin mengandalkan data digital. Namun, hal ini menimbulkan tantangan etika yang signifikan terkait perlindungan subjek penelitian, privasi, dan integritas ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu-isu etika data dalam penelitian kesejahteraan sosial, dengan fokus pada perlindungan subjek dan integritas penelitian. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur etika penelitian dan pedoman data, dilengkapi dengan analisis kasus-kasus di mana pengumpulan atau penggunaan data digital dalam penelitian kesejahteraan sosial menimbulkan dilema etika. Data dikumpulkan mengenai jenis data yang digunakan, metode anonimisasi, proses persetujuan, dan potensi risiko bagi subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi persetujuan yang bermakna dalam konteks data besar, risiko re-identifikasi data anonim, bias dalam algoritma analisis, dan potensi penyalahgunaan data untuk tujuan yang tidak etis. Pembahasan menggarisbawahi bahwa meskipun data besar menawarkan potensi besar untuk memahami dan mengatasi masalah sosial, etika harus menjadi pertimbangan utama. Implikasi utamanya adalah rekomendasi bagi peneliti kesejahteraan sosial untuk mengadopsi prinsip-prinsip etika yang ketat, mencari persetujuan yang transparan, menggunakan teknik anonimisasi yang canggih, dan secara proaktif mengidentifikasi serta memitigasi bias, demi memastikan bahwa penelitian mereka tidak hanya inovatif tetapi juga bertanggung jawab dan melindungi kesejahteraan individu yang terlibat.

 

Keywords

Etika Data, Penelitian Kesejahteraan Sosial, Perlindungan Subjek, Integritas Penelitian, Data Besar.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.