TANTANGAN SEKULARISASI DAN UPAYA MEMPERTAHANKAN MODERASI BERAGAMA DI KALANGAN MILENIAL
Abstract
Latar belakang penelitian ini adalah fenomena sekularisasi atau setidaknya pergeseran orientasi keberagamaan di kalangan milenial, yang menimbulkan tantangan baru bagi upaya mempertahankan moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tantangan sekularisasi memengaruhi pemahaman dan praktik moderasi beragama di kalangan milenial, serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga relevansi moderasi bagi mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah survei daring terhadap ribuan milenial dari berbagai latar belakang dan wawancara mendalam dengan aktivis muda, tokoh agama, dan psikolog sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa milenial cenderung mencari makna agama yang personal dan relevan dengan isu-isu kontemporer, serta skeptis terhadap institusi keagamaan yang kaku. Tantangan sekularisasi tercermin dalam menurunnya partisipasi ritual formal dan meningkatnya pencarian spiritualitas di luar kerangka tradisional. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa moderasi beragama harus mampu menjawab isu-isu sosial, lingkungan, dan keadilan, serta disampaikan melalui kanal komunikasi yang relevan bagi milenial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan yang inklusif, dialogis, dan relevan secara kontekstual adalah kunci untuk mempertahankan moderasi beragama di kalangan generasi muda.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













