PERAN JALUR REMPAH DALAM PEMBENTUKAN JARINGAN PERDAGANGAN AWAL DI NUSANTARA (ABAD SATU TUJUH M)
Abstract
Penelitian ini mengkaji secara mendalam peran krusial jalur rempah dalam pembentukan dan pengembangan jaringan perdagangan awal di Nusantara dari abad pertama hingga ketujuh Masehi. Latar belakang masalahnya adalah pengakuan yang semakin meningkat terhadap pentingnya jalur rempah sebagai faktor utama yang menarik perhatian dunia luar ke kepulauan Indonesia, jauh sebelum era kolonial, dan bagaimana ini membentuk interaksi lintas budaya serta ekonomi regional. Metode yang digunakan meliputi analisis data arkeologis dari situs-situs pelabuhan kuno, peninjauan ulang catatan-catatan sejarah dari sumber-sumber asing seperti Tiongkok, India, dan Romawi, serta studi komparatif terhadap komoditas yang diperdagangkan selain rempah-rempah. Fokus juga diberikan pada identifikasi rute maritim, teknologi perkapalan, dan peran komunitas lokal dalam memfasilitasi pertukaran. Hasil penelitian diharapkan dapat memetakan secara lebih akurat simpul-simpul perdagangan utama, mengidentifikasi jenis rempah yang paling dominan, dan menganalisis dampak ekonomis serta sosial dari aktivitas perdagangan ini terhadap masyarakat Nusantara. Pembahasan akan menyoroti bagaimana jalur rempah tidak hanya menjadi koridor ekonomi tetapi juga jembatan bagi pertukaran ide, agama, dan teknologi, yang pada gilirannya membentuk fondasi bagi kerajaan-kerajaan maritim di kemudian hari.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













