PENGARUH INDIA DAN CINA DALAM ARSITEKTUR CANDI-CANDI KLASIK JAWA: STUDI KASUS BOROBUDUR DAN PRAMBANAN
Abstract
Artikel ini menganalisis secara komparatif pengaruh arsitektur India dan Cina dalam pembangunan candi-candi klasik di Jawa, dengan studi kasus utama Borobudur dan Prambanan. Latar belakang masalahnya adalah meskipun pengaruh budaya asing diakui, seringkali detail mengenai bagaimana pengaruh tersebut diadaptasi dan diintegrasikan ke dalam konteks lokal Indonesia kurang dieksplorasi secara mendalam. Candi-candi ini bukan sekadar replika, melainkan sintesis unik. Metode penelitian melibatkan analisis tipologi arsitektur, ikonografi, dan relief pada kedua candi, membandingkannya dengan gaya arsitektur kuil di India (misalnya Gupta, Pallava, Chola) dan elemen-elemen arsitektur pagoda atau kuil di Cina. Selain itu, peninjauan ulang prasasti dan naskah kuno yang berkaitan dengan pembangunan candi juga dilakukan untuk memahami konteks sejarah dan filosofisnya. Hasil yang diharapkan adalah identifikasi elemen-elemen spesifik dari India dan Cina yang diadopsi, dimodifikasi, atau dikombinasikan dengan unsur-unsur lokal Jawa. Pembahasan akan menyoroti bagaimana para arsitek dan seniman Jawa pada masa itu melakukan lokalisasi pengaruh asing, menciptakan gaya arsitektur yang khas dan merefleksikan identitas budaya sendiri, serta implikasinya terhadap pemahaman kita tentang akulturasi dan kreativitas artistik di Nusantara.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













