NASKAH KUNO DAN PRASASTI: SUMBER PRIMER UNTUK MEREKONSTRUKSI SEJARAH POLITIK DAN BUDAYA

Autor(s): Munti Kunmiati

Abstract

Penelitian ini mengkaji signifikansi naskah kuno dan prasasti sebagai sumber primer yang tak tergantikan untuk merekonstruksi sejarah politik dan budaya Indonesia, khususnya pada periode klasik. Latar belakang masalahnya adalah bahwa meskipun sumber-sumber ini sangat berharga, interpretasi dan pemanfaatannya memerlukan keahlian khusus dan pendekatan kritis untuk menghindari bias atau kesalahan. Naskah dan prasasti seringkali menjadi satu-satunya jendela ke dalam kehidupan politik, sosial, ekonomi, dan keagamaan masa lalu. Metode yang digunakan meliputi filologi, paleografi, dan epigrafi untuk membaca, menranskripsi, dan menerjemahkan naskah-naskah lontar, daun nipah, dan prasasti batu atau logam. Analisis isi dilakukan untuk mengidentifikasi informasi mengenai silsilah raja, peristiwa penting, sistem administrasi, hukum, ritual keagamaan, dan kehidupan sehari-hari. Studi komparatif antar sumber juga dilakukan untuk memverifikasi informasi dan mengisi kekosongan. Hasil yang diharapkan adalah rekonstruksi yang lebih akurat tentang dinamika kekuasaan, hubungan antar kerajaan, perkembangan agama, serta praktik-praktik budaya yang dominan. Pembahasan akan menyoroti tantangan dalam menafsirkan sumber-sumber ini, seperti bahasa yang arkais atau konteks budaya yang berbeda, sekaligus menunjukkan bagaimana studi mendalam terhadap naskah dan prasasti dapat memperkaya pemahaman kita tentang peradaban kuno Nusantara.

 

Keywords

Naskah Kuno, Prasasti, Sumber Primer, Sejarah Politik, Sejarah Budaya

Refbacks

  • There are currently no refbacks.