PERAN KESULTANAN DALAM MEMPERTAHANKAN KEDAULATAN DI TENGAH EKSPANSI VOC
Abstract
Penelitian ini menganalisis peran strategis kesultanan-kesultanan di Nusantara dalam mempertahankan kedaulatan mereka di tengah gelombang ekspansi Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) pada abad ketujuh belas dan kedelapan belas. Latar belakang masalahnya adalah bahwa narasi sejarah seringkali terlalu fokus pada kekuatan VOC, sehingga mengaburkan kapasitas kesultanan lokal untuk beradaptasi, bernegosiasi, dan bahkan melawan. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap berbagai strategi yang digunakan oleh kesultanan untuk menjaga otonomi mereka. Metode yang digunakan meliputi peninjauan ulang arsip VOC, surat-surat diplomatik, serta sumber-sumber lokal seperti babad dan catatan kerajaan dari kesultanan-kesultanan seperti Mataram, Banten, Gowa-Tallo, dan Ternate. Analisis dilakukan terhadap perjanjian-perjanjian, aliansi militer, perlawanan bersenjata, dan strategi ekonomi yang diterapkan. Hasil yang diharapkan adalah identifikasi pola-pola perlawanan dan adaptasi, menyoroti bagaimana kesultanan memanfaatkan persaingan antar kekuatan Eropa, membangun kekuatan militer, atau mengelola sumber daya ekonomi mereka untuk menopang kedaulatan. Pembahasan akan menyoroti kompleksitas hubungan antara VOC dan kesultanan, menunjukkan bahwa periode ini bukanlah penaklukan sepihak, melainkan serangkaian interaksi yang dinamis dengan hasil yang bervariasi, membentuk peta politik Nusantara yang baru.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













