PERAN PERS DAN MEDIA CETAK DALAM MEMBANGUN OPINI PUBLIK DAN SEMANGAT PERLAWANAN

Autor(s): Lulud Wijayanti

Abstract

Artikel ini mengkaji peran krusial pers dan media cetak pada masa kolonial dalam membangun opini publik dan menyemai semangat perlawanan di kalangan masyarakat Hindia Belanda. Latar belakang masalahnya adalah bahwa di tengah sensor ketat dan represi kolonial, media cetak, baik yang berbahasa Melayu, Belanda, maupun daerah, menjadi sarana penting bagi para intelektual dan aktivis untuk menyuarakan kritik dan menyebarkan ide-ide nasionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi dan dampak dari penggunaan media ini. Metode yang digunakan meliputi analisis isi terhadap surat kabar, majalah, dan pamflet yang diterbitkan oleh organisasi pergerakan nasional atau individu-individu progresif. Fokus diberikan pada identifikasi tema-tema yang diangkat, gaya penulisan, serta audiens yang dituju. Hasil yang diharapkan adalah pemetaan jaringan penerbitan, identifikasi tokoh-tokoh jurnalis dan penulis yang berpengaruh, serta analisis terhadap bagaimana media cetak berhasil mengedukasi, mengorganisasi, dan memobilisasi massa. Pembahasan akan menyoroti tantangan yang dihadapi pers, seperti penangkapan jurnalis dan pembredelan, namun juga menunjukkan ketahanan dan kreativitas mereka dalam menggunakan kata-kata sebagai senjata untuk membangkitkan kesadaran akan hak-hak dan cita-cita kemerdekaan bangsa.

 

Keywords

Pers, Media Cetak, Opini Publik, Perlawanan, Pergerakan Nasional

Refbacks

  • There are currently no refbacks.