DAMPAK SOSIAL EKONOMI IBADAH KURBAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MISKIN

Autor(s): Muh Riza Syaifulloh

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak sosial ekonomi ibadah kurban terhadap peningkatan ketahanan pangan masyarakat miskin di daerah perkotaan dan pedesaan. Latar belakang masalahnya adalah bahwa meskipun kurban merupakan perintah agama, dimensi sosial ekonominya sebagai penyedia protein hewani bagi kelompok rentan seringkali kurang terukur secara empiris. Metode yang digunakan adalah survei terhadap rumah tangga penerima daging kurban dan wawancara mendalam dengan pengelola kurban serta tokoh masyarakat. Data dikumpulkan dari tiga lokasi yang berbeda, mencakup wilayah kumuh perkotaan dan desa tertinggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi daging kurban secara signifikan berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan gizi protein bagi masyarakat miskin, terutama pada saat ketersediaan daging terbatas. Hal ini tidak hanya meningkatkan asupan gizi tetapi juga mengurangi beban pengeluaran rumah tangga untuk pangan. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa dampak ini bersifat jangka pendek namun krusial dalam siklus tahunan, memberikan jeda finansial bagi keluarga miskin. Optimalisasi pengelolaan dan distribusi kurban dapat memperkuat peran ibadah ini sebagai jaring pengaman sosial. Studi ini menyimpulkan bahwa ibadah kurban memiliki dampak positif yang nyata pada ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat miskin, menjadikannya instrumen filantropi yang efektif dalam konteks sosial.

 

Keywords

Dampak Sosial Ekonomi, Kurban, Ketahanan Pangan, Masyarakat Miskin, Filantropi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.