MODEL PENGELOLAAN KURBAN BERBASIS KOMUNITAS UNTUK MENCAPAI DISTRIBUSI YANG ADIL DAN MERATA

Autor(s): Sentot Heru Subiyakto

Abstract

Penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi model pengelolaan kurban berbasis komunitas yang bertujuan untuk mencapai distribusi daging kurban yang adil dan merata. Latar belakang masalahnya adalah bahwa seringkali distribusi kurban tidak optimal, menyebabkan penumpukan di satu area dan kekurangan di area lain, atau tidak tepat sasaran kepada yang membutuhkan. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif, melibatkan panitia kurban lokal dan tokoh masyarakat dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi model pengelolaan yang berpusat pada partisipasi warga. Model ini mencakup tahapan sosialisasi, pengumpulan data penerima, penyembelihan, hingga distribusi dengan mekanisme pengawasan internal. Data dikumpulkan melalui observasi, diskusi kelompok terfokus, dan umpan balik dari penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model berbasis komunitas berhasil meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi distribusi. Partisipasi aktif warga dalam identifikasi penerima dan proses distribusi memastikan daging kurban sampai kepada yang benar-benar berhak. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa kunci keberhasilan terletak pada kepemimpinan lokal yang kuat, komunikasi yang efektif, dan kepercayaan antaranggota komunitas. Studi ini menyimpulkan bahwa model pengelolaan kurban berbasis komunitas adalah pendekatan yang efektif untuk mencapai distribusi yang adil dan merata, memperkuat kapasitas lokal, dan memastikan bahwa ibadah kurban memberikan manfaat sosial yang maksimal.

 

Keywords

Model Pengelolaan, Kurban, Berbasis Komunitas, Distribusi Adil, Merata

Refbacks

  • There are currently no refbacks.