KURBAN DAN KESADARAN LINGKUNGAN PENGELOLAAN LIMBAH DAN KEBERLANJUTAN
Abstract
Penelitian ini mengkaji hubungan antara ibadah kurban dan kesadaran lingkungan, khususnya dalam konteks pengelolaan limbah dan keberlanjutan. Latar belakang masalahnya adalah bahwa proses penyembelihan dan pengolahan daging kurban menghasilkan sejumlah besar limbah organik dan non-organik, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan pada beberapa titik penyembelihan dan distribusi kurban, serta wawancara dengan panitia kurban, dinas lingkungan hidup, dan masyarakat. Data dikumpulkan dari area perkotaan yang padat penduduk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran lingkungan panitia dan masyarakat bervariasi. Beberapa panitia telah menerapkan praktik yang lebih baik seperti pemisahan limbah, pengolahan limbah cair, dan penggunaan kantong ramah lingkungan. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa tantangannya meliputi kurangnya fasilitas pengolahan limbah yang memadai, keterbatasan edukasi, dan kebiasaan lama. Studi ini menyimpulkan bahwa ibadah kurban memiliki potensi untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong praktik yang lebih berkelanjutan. Diperlukan edukasi yang lebih intensif, dukungan fasilitas dari pemerintah daerah, dan inovasi dalam pengelolaan limbah kurban untuk memastikan bahwa ibadah ini tidak hanya memberikan manfaat sosial tetapi juga ramah lingkungan, sejalan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













