KURBAN DAN PENGUATAN MODAL SOSIAL STUDI PADA KOMUNITAS BERBASIS AGAMA

Autor(s): Siti Muthoharoh

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran ibadah kurban dalam penguatan modal sosial, dengan studi pada komunitas berbasis agama. Latar belakang masalahnya adalah bahwa modal sosial, yang terdiri dari kepercayaan, norma, dan jaringan, merupakan aset penting bagi pembangunan komunitas, dan kegiatan keagamaan seperti kurban memiliki potensi untuk memperkuatnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap anggota komunitas, tokoh agama, dan pengelola kurban di dua komunitas berbasis agama yang berbeda. Data dikumpulkan untuk memahami bagaimana kurban memengaruhi tingkat kepercayaan, norma gotong royong, dan kepadatan jaringan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurban mengaktifkan dan memperkuat modal sosial melalui proses kerja sama yang intens dalam persiapan dan distribusi. Hal ini menumbuhkan rasa saling percaya antaranggota, memperkuat norma berbagi dan kepedulian, serta memperluas jaringan sosial di luar kelompok inti. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa pengalaman kolektif ini menciptakan ikatan emosional yang kuat. Studi ini menyimpulkan bahwa ibadah kurban adalah katalisator yang efektif untuk penguatan modal sosial dalam komunitas berbasis agama. Dengan memfasilitasi interaksi, kerja sama, dan berbagi, kurban berkontribusi pada pembangunan komunitas yang lebih kohesif, resilien, dan memiliki kapasitas kolektif yang lebih besar untuk mengatasi tantangan sosial.

 

Keywords

Kurban, Modal Sosial, Komunitas, Berbasis Agama, Penguatan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.