HADIS DAN FENOMENA RADIKALISME: ANALISIS PENYALAHGUNAAN TEKS DAN SOLUSI DERADIKALISASI
Abstract
Fenomena radikalisme agama seringkali mengklaim legitimasi dari teks-teks agama, termasuk hadis, melalui penafsiran yang menyimpang. Latar belakang penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana hadis disalahgunakan oleh kelompok radikal dan merumuskan solusi deradikalisasi berbasis pemahaman hadis yang sahih dan kontekstual. Metode yang digunakan meliputi identifikasi hadis-hadis yang sering dikutip dan disalahgunakan oleh kelompok radikal (misalnya, tentang jihad, kafir, walayah). Analisis tekstual dan kontekstual dilakukan untuk mengungkap penafsiran yang benar dari hadis-hadis tersebut, membandingkannya dengan penafsiran radikal. Studi kasus narasi radikal juga dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radikalisme berakar pada pemahaman hadis yang parsial, literalistik, dan mengabaikan maqasid syariah serta konteks historis. Pembahasan menekankan bahwa solusi deradikalisasi harus melibatkan edukasi hadis yang komprehensif, penekanan pada nilai-nilai moderasi (wasatiyyah), toleransi, dan kasih sayang dalam Islam, serta peran ulama dan institusi pendidikan dalam membimbing umat menuju pemahaman agama yang benar, serta memberikan solusi atas ancaman radikalisme.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













