KEAMANAN SIBER SEBAGAI DOMAIN PERTAHANAN KRITIS: STRATEGI DAN TANTANGAN IMPLEMENTASI
Abstract
Ruang siber telah menjadi domain kelima dalam pertahanan, sejajar dengan darat, laut, udara, dan antariksa, menuntut strategi dan kapabilitas pertahanan siber yang komprehensif. Ancaman siber yang terus berkembang, dari spionase hingga serangan infrastruktur vital, menimbulkan tantangan implementasi yang signifikan. Penelitian ini menganalisis keamanan siber sebagai domain pertahanan kritis, dengan fokus pada strategi dan tantangan implementasi. Metode yang digunakan adalah analisis kebijakan keamanan siber nasional, studi kasus serangan siber besar terhadap entitas pemerintah atau militer, dan wawancara dengan pakar keamanan siber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi pembangunan kapabilitas ofensif dan defensif, penguatan kolaborasi publik-swasta, pengembangan sumber daya manusia ahli siber, dan kerangka hukum yang adaptif. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa tantangan utama meliputi kecepatan evolusi ancaman, kelangkaan talenta, dan kesulitan dalam atribusi serangan. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya investasi besar-besaran pada infrastruktur siber, pendidikan dan pelatihan siber, serta kerja sama internasional untuk membangun norma-norma perilaku di ruang siber, guna memastikan keamanan nasional dan stabilitas global di era digital.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













