PERAN DIPLOMASI ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM PERTAHANAN NASIONAL
Abstract
Diplomasi ilmu pengetahuan dan teknologi telah muncul sebagai instrumen penting dalam pertahanan nasional, memfasilitasi kerja sama riset, transfer teknologi, dan pembangunan kapasitas dengan negara-negara mitra. Ini melengkapi diplomasi pertahanan tradisional. Penelitian ini menganalisis peran diplomasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pertahanan nasional. Metode yang digunakan adalah studi kasus perjanjian kerja sama ilmu pengetahuan dan teknologi militer antara negara-negara, analisis program pertukaran peneliti, dan wawancara dengan ilmuwan dan diplomat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diplomasi ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mempercepat pengembangan kapabilitas pertahanan, mengurangi biaya riset dan pengembangan, serta membangun kepercayaan melalui kolaborasi ilmiah. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa tantangan utama meliputi perlindungan kekayaan intelektual, kontrol ekspor teknologi, dan potensi penyalahgunaan. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya integrasi diplomasi ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam strategi pertahanan nasional, investasi pada riset kolaboratif, dan pengembangan kerangka kerja yang jelas untuk berbagi teknologi sensitif, guna memastikan bahwa negara dapat memanfaatkan inovasi global untuk memperkuat pertahanan mereka secara efektif dan berkelanjutan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













