KIMIA HIJAU DALAM PRODUKSI POLIMER: MENGGANTIKAN BAHAN BAKU BERBASIS FOSIL
Abstract
Ketergantungan industri polimer pada bahan baku berbasis minyak bumi dan proses produksi yang seringkali melibatkan bahan kimia berbahaya dan menghasilkan limbah adalah masalah yang signifikan. Latar belakang masalah ini adalah kebutuhan akan produksi polimer yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian ini berfokus pada penerapan prinsip kimia hijau dalam produksi polimer, dengan tujuan menggantikan bahan baku berbasis fosil dan mengurangi dampak lingkungan. Metode yang dieksplorasi meliputi sintesis polimer dari monomer yang berasal dari biomassa, penggunaan katalis yang tidak beracun dan dapat didaur ulang, serta pengembangan proses polimerisasi yang lebih efisien dan hemat energi. Contohnya adalah produksi polietilena dari etanol berbasis biomassa atau polilaktida dari asam laktat. Hasil menunjukkan bahwa polimer yang dihasilkan dari bahan baku terbarukan memiliki sifat yang setara atau bahkan lebih baik dari polimer konvensional. Pembahasan menyoroti potensi kimia hijau untuk merevolusi industri polimer, mengurangi jejak karbon, dan menciptakan produk yang lebih aman dan berkelanjutan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













