TEKNOLOGI HIDROTERMAL: MENGUBAH BIOMASSA BASAH MENJADI BAHAN BAKAR CAIR

Autor(s): Siti Muthoharoh

Abstract

Ketersediaan biomassa basah, seperti limbah pertanian basah, lumpur limbah, atau alga, seringkali tidak termanfaatkan secara optimal karena kandungan airnya yang tinggi membuat proses termokimia konvensional tidak efisien. Latar belakang masalah ini adalah kebutuhan akan teknologi yang efisien untuk mengkonversi biomassa basah. Penelitian ini mengeksplorasi teknologi hidrotermal, khususnya likuefaksi hidrotermal, untuk mengubah biomassa basah menjadi bio-minyak cair. Metode yang digunakan melibatkan pemanasan biomassa dalam air pada suhu dan tekanan tinggi, di mana air bertindak sebagai pelarut dan reaktan, memecah biomassa menjadi komponen cair, padat, dan gas. Optimasi kondisi reaksi dilakukan untuk memaksimalkan yield bio-minyak dengan karakteristik yang diinginkan. Hasil menunjukkan bahwa teknologi hidrotermal mampu mengkonversi berbagai jenis biomassa basah menjadi bio-minyak yang dapat digunakan sebagai bahan bakar atau bahan kimia, tanpa perlu proses pengeringan awal yang intensif energi. Pembahasan menyoroti potensi teknologi hidrotermal untuk memanfaatkan sumber biomassa yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, menciptakan bahan bakar terbarukan, dan mengurangi limbah.

 

Keywords

Teknologi Hidrotermal, Biomassa Basah, Bahan Bakar Cair, Likuefaksi Hidrotermal, Energi Terbarukan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.