BLENDED LEARNING DI SEKOLAH DASAR PASCA PANDEMI: EFEKTIVITAS DAN MODEL ADAPTASI

Autor(s): Reni Prastiwi

Abstract

Masa pandemi COVID-19 mendorong adopsi model pembelajaran blended learning, yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring. Latar belakang penelitian ini adalah untuk merumuskan dan menguji efektivitas strategi blended learning di Sekolah Dasar (SD) pasca pandemi, serta mengidentifikasi model adaptasi yang paling sesuai untuk konteks pendidikan dasar. Metode yang digunakan meliputi perancangan skenario blended learning yang mengintegrasikan aktivitas daring (misalnya, video pembelajaran, kuis online, forum diskusi) dan tatap muka (diskusi kelompok, proyek, presentasi). Implementasi dilakukan pada beberapa kelas SD, diikuti dengan angket motivasi belajar, observasi keterlibatan siswa, dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blended learning yang terencana dengan baik mampu menjaga dan bahkan meningkatkan motivasi belajar siswa, karena menawarkan fleksibilitas dan variasi metode. Pembahasan menekankan bahwa blended learning adalah model pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan pasca-pandemi, mampu mengoptimalkan penggunaan teknologi dan interaksi langsung, serta memberikan rekomendasi bagi SD untuk mengadopsi model ini secara strategis untuk peningkatan kualitas pendidikan.

 

Keywords

Blended Learning, Sekolah Dasar, Pasca Pandemi, Model Adaptasi, Efektivitas Pembelajaran

Refbacks

  • There are currently no refbacks.