RADIKALISME AGAMA DAN SOLUSI DERADIKALISASI BERBASIS PENDEKATAN MODERASI ISLAM.
Abstract
Fenomena radikalisme agama menjadi ancaman serius bagi perdamaian dan stabilitas sosial, baik di tingkat nasional maupun global. Pendekatan deradikalisasi yang efektif sangat krusial, dan Islam moderat (wasatiyyah Islam) menawarkan kerangka teologis dan praksis yang kuat untuk melawan narasi ekstremis dan mempromosikan toleransi serta inklusi. Latar belakang ini menyoroti peran penting moderasi Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena radikalisme agama dan mengeksplorasi solusi deradikalisasi berbasis pendekatan moderasi Islam. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada beberapa program deradikalisasi atau inisiatif komunitas yang berhasil dalam mengembalikan individu atau kelompok dari pemahaman radikal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mantan narapidana terorisme, ulama, psikolog, dan aktivis perdamaian, serta analisis konten narasi radikal dan kontra-narasi moderat. Fokus analisis adalah pada bagaimana pendekatan moderasi Islam (misalnya, penekanan pada rahmat, keadilan, toleransi, dan pemahaman kontekstual terhadap teks agama) digunakan untuk mengoreksi pemahaman yang menyimpang dan membangun kembali identitas yang positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang holistik, melibatkan dimensi teologis, psikologis, dan sosial, efektif dalam deradikalisasi. Pembahasan akan menguraikan tantangan dalam implementasi, seperti stigma sosial dan keberlanjutan program. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi bagi pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat untuk memperkuat program deradikalisasi berbasis moderasi Islam, membangun narasi kontra-radikalisme yang kuat, dan mempromosikan nilai-nilai toleransi dan perdamaian di seluruh lapisan masyarakat.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













