DAMPAK PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM ISU KEISLAMAN KONTEMPORER

Autor(s): Muh Faisal Hidayatulloh

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menghadapi isu isu keislaman kontemporer yang kompleks dan seringkali memicu perdebatan. Pembelajaran berbasis masalah Problem Based Learning PBL diharapkan mampu menjadi solusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu, melibatkan dua kelompok mahasiswa atau siswa di sebuah lembaga pendidikan Islam: kelompok eksperimen yang belajar dengan PBL dan kelompok kontrol dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis, observasi partisipasi, dan kuesioner persepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menganalisis isu isu keislaman kontemporer, seperti radikalisme, toleransi, dan gender dalam Islam. Siswa lebih mampu mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi, dan merumuskan solusi berdasarkan dalil dan argumen rasional. Pembahasan menggarisbawahi bahwa PBL mendorong siswa untuk belajar secara mandiri dan berkolaborasi dalam memecahkan masalah. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi untuk mengimplementasikan PBL secara lebih luas dalam mata pelajaran keislaman.

 

Keywords

Dampak, Pembelajaran Berbasis Masalah, Berpikir Kritis, Isu Keislaman Kontemporer, PBL

Refbacks

  • There are currently no refbacks.