AMANAH DAN AKUNTABILITAS DALAM PERSPEKTIF KEPEMIMPINAN ISLAM: STUDI KASUS ORGANISASI PUBLIK.
Abstract
Amanah (kepercayaan) dan akuntabilitas (pertanggungjawaban) adalah dua pilar etika krusial dalam kepemimpinan Islam, yang mengikat pemimpin pada tanggung jawab moral dan profesional terhadap Tuhan, masyarakat, dan diri sendiri. Di tengah isu korupsi dan kurangnya transparansi di banyak organisasi publik, penekanan pada amanah dan akuntabilitas menjadi sangat relevan. Latar belakang ini mendorong kajian mendalam tentang implementasi nilai-nilai tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana konsep amanah dan akuntabilitas diinternalisasikan dan diimplementasikan dalam praktik kepemimpinan di organisasi publik yang mayoritas Muslim. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada dua hingga tiga organisasi publik terpilih, melibatkan wawancara mendalam dengan para pemimpin dan staf, serta analisis dokumen terkait kode etik, prosedur kerja, dan laporan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun konsep amanah dan akuntabilitas diakui secara teoritis, tantangan implementasi muncul dari tekanan politik, budaya organisasi yang kurang transparan, dan kurangnya mekanisme pengawasan yang efektif. Namun, ditemukan bahwa pemimpin yang memiliki komitmen pribadi kuat terhadap nilai-nilai ini dapat menjadi teladan dan mendorong budaya integritas. Pembahasan akan menguraikan faktor-faktor yang memengaruhi tingkat amanah dan akuntabilitas, serta strategi untuk memperkuatnya. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi kebijakan untuk pengembangan kerangka kerja etika yang lebih kuat, sistem pengawasan internal yang independen, dan program pelatihan kepemimpinan yang menekankan nilai-nilai Islam, guna membangun kepemimpinan yang lebih berintegritas dan bertanggung jawab di sektor publik.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













