KEPEMIMPINAN BERBASIS IHSAN: STUDI KASUS ORGANISASI NIRLABA ISLAM.
Abstract
Ihsan, yang berarti berbuat kebaikan secara maksimal dan melakukan sesuatu dengan sempurna seolah-olah melihat Allah, merupakan nilai fundamental dalam Islam yang dapat menjadi landasan etis bagi kepemimpinan. Dalam konteks organisasi nirlaba Islam, penerapan ihsan dapat mendorong kinerja yang unggul, pelayanan yang tulus, dan dampak sosial yang berkelanjutan. Latar belakang ini menyoroti potensi ihsan sebagai paradigma kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kepemimpinan berbasis ihsan dalam organisasi nirlaba Islam dan dampaknya terhadap kinerja organisasi serta kepuasan penerima manfaat. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada dua hingga tiga organisasi nirlaba Islam yang dikenal memiliki reputasi baik dalam pelayanan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para pemimpin, staf, dan penerima manfaat, serta observasi partisipatif dan analisis dokumen internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin yang menginternalisasi nilai ihsan cenderung menunjukkan empati yang tinggi, komitmen terhadap kualitas, transparansi, dan motivasi untuk melayani tanpa pamrih. Hal ini berkorelasi positif dengan peningkatan efisiensi operasional dan kepercayaan publik. Pembahasan akan menguraikan bagaimana ihsan memengaruhi budaya organisasi, proses pengambilan keputusan, dan hubungan dengan pemangku kepentingan. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan model kepemimpinan yang berorientasi pada keunggulan spiritual dan pelayanan, yang dapat direplikasi oleh organisasi nirlaba lainnya, menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya relevan untuk aspek ritual tetapi juga untuk praktik manajemen dan kepemimpinan yang efektif dan berdampak sosial.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













