INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM TEORI KEPEMIMPINAN BARAT: SEBUAH SINTESIS.

Autor(s): Nur Kholiq

Abstract

Teori kepemimpinan Barat telah berkembang pesat dengan berbagai model seperti kepemimpinan transformasional, transaksional, dan otentik. Di sisi lain, Islam memiliki kekayaan nilai dan prinsip kepemimpinan yang mendalam. Integrasi kedua perspektif ini berpotensi menghasilkan model kepemimpinan yang lebih holistik, relevan, dan etis untuk konteks global. Latar belakang ini mendorong upaya sintesis. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam teori kepemimpinan Barat untuk menghasilkan kerangka kepemimpinan yang lebih komprehensif. Metode yang digunakan adalah analisis konseptual dan sintesis, membandingkan prinsip-prinsip kepemimpinan Islam (misalnya, taqwa, amanah, syura, ihsan, keadilan) dengan dimensi-dimensi kunci dalam teori kepemimpinan Barat. Fokus analisis adalah pada identifikasi titik temu dan perbedaan, serta bagaimana nilai-nilai Islam dapat memperkaya teori yang ada, terutama dalam aspek etika, spiritualitas, dan tujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dapat memberikan fondasi moral dan spiritual yang kuat bagi teori kepemimpinan Barat, menambahkan dimensi transendental yang seringkali absen. Misalnya, konsep ihsan dapat memperdalam pemahaman tentang kepemimpinan transformasional, dan syura dapat memperkuat kepemimpinan partisipatif. Pembahasan akan menguraikan bagaimana sintesis ini dapat diwujudkan dalam praktik dan pendidikan kepemimpinan. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan kerangka kerja baru bagi pengembangan kepemimpinan yang relevan secara global, yang tidak hanya efektif secara manajerial tetapi juga berlandaskan etika dan spiritualitas yang mendalam, menunjukkan bahwa kebijaksanaan Islam dapat berkontribusi signifikan pada diskursus kepemimpinan universal.

 

Keywords

Integrasi, Nilai Islam, Teori Kepemimpinan Barat, Sintesis, Etika.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.