KEPEMIMPINAN KOMUNITAS MUSLIM DALAM MENJAGA PLURALISME DAN HARMONI SOSIAL.
Abstract
Di tengah meningkatnya polarisasi dan tantangan terhadap pluralisme di berbagai belahan dunia, peran kepemimpinan komunitas Muslim dalam menjaga harmoni sosial menjadi sangat krusial. Pemimpin Muslim memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan nilai-nilai toleransi, saling pengertian, dan koeksistensi damai yang diajarkan dalam Islam. Latar belakang ini menyoroti pentingnya peran mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dan peran kepemimpinan komunitas Muslim dalam menjaga pluralisme dan mempromosikan harmoni sosial di masyarakat majemuk. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada beberapa komunitas Muslim di Indonesia yang dikenal berhasil dalam membangun hubungan antarumat beragama yang harmonis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para pemimpin agama, tokoh masyarakat, dan anggota komunitas, serta observasi partisipatif pada kegiatan-kegiatan antarumat beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin yang berhasil adalah mereka yang aktif membangun dialog interfaith, mempromosikan pemahaman inklusif tentang Islam, dan menjadi teladan dalam toleransi. Pembahasan akan menguraikan faktor-faktor yang mendukung keberhasilan ini, seperti pendidikan agama yang moderat, inisiatif bersama dengan komunitas lain, dan penolakan terhadap ekstremisme. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan model kepemimpinan yang dapat direplikasi untuk mempromosikan pluralisme dan harmoni sosial, menunjukkan bahwa pemimpin Muslim memiliki peran vital dalam membangun jembatan antar komunitas dan menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan damai, sejalan dengan ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













