PERAN PEMIMPIN DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI SYARIAH BERBASIS KOMUNITAS.

Autor(s): Erwan Susanto

Abstract

Ekonomi syariah berbasis komunitas, seperti koperasi syariah, BMT (Baitul Maal wa Tamwil), dan program pemberdayaan UMKM syariah, memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat di tingkat akar rumput. Namun, keberhasilan inisiatif ini sangat bergantung pada kepemimpinan yang kuat, yang mampu memobilisasi sumber daya, membangun kepercayaan, dan mengelola program secara profesional dan syar'i. Latar belakang ini menyoroti peran sentral kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pemimpin dalam pengembangan ekonomi syariah berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada beberapa inisiatif ekonomi syariah berbasis komunitas yang dikenal berhasil dalam memberdayakan anggotanya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para pemimpin (ketua koperasi, manajer BMT, tokoh masyarakat), anggota komunitas, dan penerima manfaat, serta analisis laporan kegiatan dan keuangan. Fokus analisis adalah pada strategi kepemimpinan dalam membangun partisipasi, mengelola keuangan syariah, mengembangkan produk dan layanan yang relevan, dan mengatasi tantangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin yang visioner, transparan, dan memiliki komitmen kuat terhadap prinsip syariah dan kesejahteraan komunitas adalah kunci keberhasilan. Pembahasan akan menguraikan tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya literasi keuangan syariah dan keterbatasan modal. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan rekomendasi bagi para pemimpin komunitas dan pembuat kebijakan untuk memperkuat kepemimpinan, mengembangkan kapasitas manajemen, dan menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi syariah berbasis komunitas, guna mencapai kemandirian dan kesejahteraan ekonomi umat secara berkelanjutan.

 

Keywords

Pemimpin, Ekonomi Syariah, Berbasis Komunitas, Pemberdayaan Ekonomi, Kesejahteraan Umat.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.