DAMPAK KEBIJAKAN HILIRISASI NIKEL TERHADAP STRUKTUR EKONOMI REGIONAL DI SULAWESI TENGGARA
Abstract
Kebijakan hilirisasi nikel di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas mineral, namun dampaknya terhadap struktur ekonomi regional masih perlu dikaji mendalam. Latar belakang penelitian ini adalah menganalisis perubahan fundamental dalam ekonomi regional Sulawesi Tenggara pasca-implementasi kebijakan hilirisasi nikel, khususnya terkait pertumbuhan sektor industri pengolahan, penciptaan lapangan kerja, dan distribusi pendapatan. Metode yang digunakan meliputi analisis input-output regional, studi kasus pada beberapa kawasan industri nikel, serta wawancara dengan pelaku usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal. Data dikumpulkan dari statistik ekonomi regional, laporan investasi, dan survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hilirisasi nikel telah memicu pertumbuhan ekonomi yang signifikan di sektor industri pengolahan, menarik investasi besar, dan menciptakan ribuan lapangan kerja. Namun, pembahasan juga mengungkapkan tantangan terkait ketimpangan pendapatan, dampak lingkungan, dan ketergantungan ekonomi pada satu sektor. Keberlanjutan kebijakan ini memerlukan strategi diversifikasi ekonomi, penguatan kapasitas lokal, dan mitigasi dampak lingkungan untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat regional.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













