PERAN MODAL SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KOMUNITAS NELAYAN DI PESISIR UTARA JAWA

Autor(s): Sentot Heru Subiyakto

Abstract

Komunitas nelayan di pesisir utara Jawa menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan sosial, termasuk degradasi lingkungan dan fluktuasi harga ikan. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran modal sosial (kepercayaan, norma, jaringan) dalam pemberdayaan ekonomi komunitas nelayan, serta bagaimana modal sosial dapat dimobilisasi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Metode yang digunakan meliputi survei terhadap rumah tangga nelayan untuk mengukur tingkat modal sosial dan indikator ekonomi, serta wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus dengan tokoh masyarakat, pemimpin kelompok nelayan, dan anggota komunitas. Data dikumpulkan mengenai bentuk-bentuk kerja sama tradisional, partisipasi dalam organisasi, dan akses terhadap sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial yang kuat, terutama dalam bentuk jaringan kekerabatan dan kelompok arisan/simpan pinjam, secara signifikan berkorelasi dengan peningkatan pendapatan dan ketahanan ekonomi. Pembahasan mengungkapkan bahwa kepercayaan dan norma resiprositas memfasilitasi akses terhadap informasi, modal, dan pasar. Namun, erosi modal sosial akibat modernisasi atau konflik dapat menghambat upaya pemberdayaan. Penguatan modal sosial melalui program berbasis komunitas dan fasilitasi kelembagaan sangat penting untuk pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

 

Keywords

Modal Sosial, Pemberdayaan Ekonomi, Komunitas Nelayan, Pesisir Utara Jawa, Pembangunan Berkelanjutan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.