ANALISIS SPASIAL RISIKO BENCANA DAN KAPASITAS ADAPTASI KOMUNITAS DI WILAYAH PESISIR MALUKU UTARA

Autor(s): Zuhal Alfian Akbar

Abstract

Wilayah pesisir Maluku Utara rentan terhadap berbagai bencana alam, termasuk gempa bumi, tsunami, dan kenaikan permukaan air laut, yang diperparah oleh perubahan iklim. Latar belakang penelitian ini adalah untuk melakukan analisis spasial risiko bencana dan mengevaluasi kapasitas adaptasi komunitas di wilayah pesisir Maluku Utara, guna merumuskan strategi mitigasi dan adaptasi yang lebih efektif. Metode yang digunakan meliputi pemetaan spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengidentifikasi zona bahaya dan kerentanan, survei rumah tangga untuk mengukur persepsi risiko dan kapasitas adaptasi, serta wawancara dengan pemangku kepentingan lokal (pemerintah, tokoh masyarakat, NGO). Data dikumpulkan mengenai kejadian bencana masa lalu, infrastruktur, dan praktik adaptasi tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko bencana sangat bervariasi secara spasial, dan kapasitas adaptasi komunitas dipengaruhi oleh faktor sosial-ekonomi dan tingkat pengetahuan. Pembahasan mengungkapkan bahwa meskipun ada kearifan lokal dalam adaptasi, peningkatan kapasitas adaptasi formal melalui pendidikan, sistem peringatan dini, dan perencanaan tata ruang berbasis risiko sangat krusial. Integrasi data spasial dan partisipasi komunitas adalah kunci untuk pembangunan pesisir yang tangguh bencana.

 

Keywords

Analisis Spasial, Risiko Bencana, Kapasitas Adaptasi, Maluku Utara, Perencanaan Pembangunan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.