INTEGRASI NILAI-NILAI KEADILAN DISTRIBUTIF ISLAM DALAM MODEL EKONOMI BERKELANJUTAN
Abstract
Model ekonomi konvensional seringkali gagal mengatasi kesenjangan distribusi kekayaan dan sumber daya yang menjadi isu krusial dalam pembangunan berkelanjutan. Latar belakang penelitian ini adalah urgensi untuk mengintegrasikan nilai-nilai keadilan distributif Islam yang menekankan pemerataan dan kesejahteraan bersama ke dalam kerangka ekonomi berkelanjutan. Masalahnya adalah bagaimana menerjemahkan prinsip-prinsip seperti zakat infak sedekah dan wakaf serta larangan riba dan gharar ke dalam mekanisme ekonomi modern sehingga tercipta sistem yang lebih adil dan merata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konseptual dan studi kasus terhadap inisiatif ekonomi Islam yang berhasil. Data dikumpulkan dari literatur ekonomi Islam literatur pembangunan berkelanjutan dan laporan organisasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai keadilan distributif Islam dapat secara signifikan memperkuat dimensi sosial dan etika dalam model ekonomi berkelanjutan. Pembahasan menguraikan bagaimana instrumen keuangan sosial Islam dapat digunakan untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan serta mempromosikan investasi yang bertanggung jawab secara sosial. Implementasi nilai-nilai ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan materi tetapi juga spiritual masyarakat. Tantangan meliputi resistensi terhadap perubahan dan kebutuhan akan kerangka regulasi yang mendukung.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













