MODEL PENGEMBANGAN KOMPETENSI KARYAWAN BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM DI ERA INDUSTRI EMPAT TITIK NOL
Abstract
Era Industri Empat Titik Nol menuntut kompetensi karyawan yang adaptif namun pengembangan kompetensi seringkali mengabaikan dimensi spiritual dan etika. Latar belakang masalah ini adalah kebutuhan untuk merumuskan model pengembangan kompetensi karyawan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam untuk menghadapi tantangan era digital. Masalahnya adalah bagaimana perusahaan dapat menanamkan nilai-nilai seperti amanah profesionalisme dan etos kerja Islami sambil mengembangkan keterampilan teknis dan kognitif yang relevan dengan Industri Empat Titik Nol. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis kasus pada perusahaan yang menerapkan nilai-nilai Islam dalam pengembangan sumber daya manusia. Data dikumpulkan dari jurnal manajemen sumber daya manusia Islam dan laporan pelatihan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan kompetensi berbasis nilai-nilai Islam melibatkan program pelatihan yang holistik yang mencakup aspek teknis etika dan spiritual. Pembahasan menguraikan bagaimana mentoring coaching dan pembelajaran berbasis proyek dapat diselaraskan dengan prinsip Islami untuk membentuk karyawan yang tidak hanya kompeten tetapi juga berintegritas. Ditemukan bahwa lingkungan kerja yang mendukung dan budaya organisasi yang positif sangat penting. Tantangan meliputi pengukuran dampak dan resistensi terhadap perubahan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













