KOSMOLOGI ISLAM: MEMAHAMI STRUKTUR ALAM SEMESTA DARI PERSPEKTIF FILOSOFIS
Abstract
Latar belakang masalah penelitian ini adalah kekayaan kosmologi dalam tradisi filsafat Islam, yang tidak hanya menjelaskan struktur fisik alam semesta tetapi juga dimensi metafisik dan spiritualnya, namun seringkali kurang dikenal di luar lingkaran akademis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam berbagai model kosmologi yang dikembangkan oleh para filosof Muslim, menganalisis bagaimana mereka mengintegrasikan pengamatan astronomis, prinsip-prinsip metafisika, dan ajaran agama untuk membentuk gambaran komprehensif tentang alam semesta. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis konseptual terhadap karya-karya filosof seperti Al-Farabi, Ibnu Sina, dan Mulla Sadra, yang masing-masing menawarkan model kosmologi yang berbeda namun saling melengkapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kosmologi Islam seringkali bersifat hierarkis, dimulai dari Tuhan sebagai Wujud Mutlak, melalui akal-akal aktif dan jiwa-jiwa langit, hingga dunia materi di bawah bulan. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa model-model ini tidak hanya berfungsi sebagai kerangka ilmiah, tetapi juga sebagai peta spiritual yang memandu manusia untuk memahami tempatnya di alam semesta dan hubungannya dengan Tuhan. Kosmologi Islam menawarkan perspektif yang unik, yang dapat memperkaya dialog antara sains dan spiritualitas, serta memberikan landasan filosofis bagi pemahaman tentang keteraturan, keindahan, dan tujuan penciptaan alam semesta.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













