AKHLAK TASAWUF SEBAGAI FONDASI ETIKA UNIVERSAL: STUDI KOMPARATIF

Autor(s): Sudarto Sudarto

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah kebutuhan akan fondasi etika universal yang dapat melampaui batas-batas budaya dan agama di tengah kompleksitas moralitas global. Akhlak tasawuf, yang menekankan penyucian jiwa dan pengembangan sifat-sifat mulia, memiliki potensi untuk menjadi fondasi etika universal yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip akhlak tasawuf, menganalisis bagaimana ia membentuk karakter individu dan masyarakat, serta mengeksplorasi kemungkinannya sebagai fondasi etika universal melalui studi komparatif dengan konsep-konsep etika dari tradisi lain. Metode yang digunakan adalah studi pustaka komparatif terhadap karya-karya tasawuf klasik seperti Al-Ghazali dan Ibnu Arabi, serta perbandingan dengan teori etika Barat dan Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak tasawuf berpusat pada pengembangan sifat-sifat ilahiah dalam diri manusia, seperti cinta, kasih sayang, keikhlasan, kesabaran, dan keadilan, yang diyakini sebagai nilai-nilai intrinsik dan universal. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa prinsip-prinsip ini tidak hanya relevan bagi umat Muslim, tetapi juga dapat diterima secara universal karena berakar pada fitrah manusia dan mendorong harmoni antarindividu serta masyarakat. Akhlak tasawuf menawarkan jalan praktis untuk mencapai kesempurnaan moral, yang dapat menjadi jembatan bagi dialog antarperadaban dan pembangunan etika global yang berlandaskan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan.

 

Keywords

Akhlak Tasawuf, Etika Universal, Spiritual, Moralitas, Studi Komparatif

Refbacks

  • There are currently no refbacks.