KONSEP KEBAHAGIAAN (SA'ADAH) DALAM FILSAFAT ETIKA ISLAM: JALAN MENUJU KEHIDUPAN BERMAKNA
Abstract
Latar belakang masalah penelitian ini adalah pencarian manusia akan kebahagiaan sejati di tengah hiruk pikuk kehidupan modern yang seringkali mengukur kebahagiaan dari materi atau kesenangan sesaat. Filsafat etika Islam menawarkan konsep kebahagiaan (sa'adah) yang holistik dan mendalam, yang berakar pada pemenuhan spiritual dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep sa'adah dalam filsafat etika Islam, menganalisis komponen-komponennya seperti pengetahuan, kebajikan, dan hubungan dengan Tuhan, serta mengeksplorasi bagaimana jalan menuju kebahagiaan sejati dapat dicapai dalam kehidupan dunia ini dan akhirat. Metode yang digunakan adalah analisis tekstual terhadap karya-karya filosof Muslim seperti Al-Farabi, Ibnu Sina, dan Al-Ghazali, yang secara sistematis membahas konsep sa'adah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi filosof Islam, kebahagiaan tertinggi (sa'adah quswa) bukanlah sekadar kesenangan fisik, melainkan pencapaian kesempurnaan akal dan jiwa melalui pengenalan akan Tuhan, pengamalan kebajikan, dan penyucian diri. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa jalan menuju sa'adah melibatkan pengembangan potensi intelektual, moral, dan spiritual manusia, serta hidup selaras dengan hukum ilahi. Konsep ini menawarkan alternatif yang kuat terhadap pandangan kebahagiaan materialistik, memberikan peta jalan menuju kehidupan yang bermakna, damai, dan penuh tujuan, serta relevan untuk mengatasi krisis eksistensial di era modern.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













