PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MELALUI PENDEKATAN OPEN-ENDED PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Autor(s): Alifah Hasna

Abstract

Penalaran matematis adalah kemampuan fundamental yang memungkinkan siswa untuk menganalisis, menyintesis, dan mengevaluasi informasi matematis. Namun, pembelajaran yang terlalu terstruktur seringkali membatasi kesempatan siswa untuk mengembangkan penalaran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pendekatan open-ended dalam mengembangkan kemampuan penalaran matematis siswa sekolah menengah pertama. Pendekatan open-ended melibatkan pemberian masalah yang memiliki berbagai kemungkinan jawaban atau metode penyelesaian, mendorong siswa untuk berpikir secara fleksibel. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah satu kelas siswa sekolah menengah pertama. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, dan tes kemampuan penalaran matematis yang mencakup indikator seperti generalisasi, pembuktian, dan justifikasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan penalaran matematis siswa dari siklus pertama ke siklus kedua, yang tercermin dari kualitas argumen dan solusi yang mereka berikan. Pembahasan mengindikasikan bahwa masalah terbuka memicu siswa untuk mengeksplorasi berbagai ide, merumuskan hipotesis, dan memvalidasi penalaran mereka. Implikasi dari studi ini adalah bahwa guru perlu mengintegrasikan masalah open-ended dalam pengajaran matematika untuk memfasilitasi pengembangan penalaran matematis siswa, menciptakan lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi dan pemikiran mendalam.

 

Keywords

Penalaran Matematis, Open-Ended, Sekolah Menengah Pertama, Penelitian Tindakan Kelas, Fleksibilitas Berpikir, Justifikasi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.