PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN ORGANIK: PENERAPAN METODE RAMAH LINGKUNGAN DI BANARAN

Autor(s): A Wathon

Abstract

Ketergantungan petani di Desa Banaran pada pupuk dan pestisida kimia telah menyebabkan degradasi kesuburan tanah dan peningkatan biaya produksi. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan metode organik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan petani secara aktif dalam setiap tahapan. Proses PAR diawali dengan perencanaan (planning), di mana fasilitator bersama kelompok tani melakukan diskusi terpumpun untuk menganalisis masalah kesuburan tanah, mengidentifikasi potensi bahan organik lokal, dan merancang demplot percontohan. Tahap tindakan (action) meliputi pelatihan dan praktik langsung pembuatan pupuk kompos, bokashi, dan pestisida nabati (pesnab) dari bahan-bahan sekitar. Para petani kemudian menerapkan metode ini di lahan demplot dan lahan mereka masing-masing. Selama proses ini, dilakukan pengamatan (observation) secara berkala untuk memantau pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan efektivitas pesnab dalam mengendalikan hama. Tahap akhir adalah refleksi (reflection), yaitu sesi evaluasi bersama antara petani dan tim pendamping untuk membahas hasil panen, kendala yang dihadapi, dan merumuskan strategi penerapan pertanian organik yang lebih luas dan mandiri di Desa Banaran.


Keywords

Pertanian Organik, Metode Ramah Lingkungan, Produktivitas Pertanian, Pemberdayaan Petani, Participatory Action Research (PAR)

Full Text:

PDF

References

Aditya, R. (2023). Efektivitas Pupuk Organik Cair (POC) dari Sabut Kelapa terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai. Jurnal Agroteknologi Tropika, 12(2), 112-120.

Afandi, F. N., & dkk. (2023). Pengaruh Kombinasi Pupuk Kompos dan Mikroorganisme Lokal (MOL) terhadap Kesuburan Tanah dan Hasil Panen Padi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(1), 45-53.

Anggraini, D. (2023). Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati dari Ekstrak Daun Pepaya dan Bawang Putih untuk Mengendalikan Hama Ulat. Jurnal Pengabdian Agroteknologi, 4(1), 30-38.

Baskoro, Y. (2023). Sistem Pertanian Tumpangsari sebagai Strategi Peningkatan Produktivitas Lahan dan Pengendalian Hama Alami. Jurnal Agronomi Indonesia, 51(2), 150-158.

Cahyono, B. (2023). Manfaat Penggunaan Bokashi dalam Memperbaiki Struktur Tanah dan Meningkatkan Retensi Air. Jurnal Tanah dan Iklim, 47(1), 60-69.

Dharma, I. P. (2023). Implementasi Sekolah Lapang Pertanian Organik dengan Metode PAR. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 18(1), 78-89.

Ekowati, T. (2023). Analisis Ekonomi Usaha Tani Padi Organik vs Konvensional di Tingkat Petani. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian, 17(2), 140-152.

Gunawan, A. (2023). Pengembangan Kelompok Tani Mandiri dalam Produksi dan Pemasaran Pupuk Organik. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Pertanian, 6(1), 55-65.

Hapsari, L. (2023). Konservasi Keanekaragaman Hayati di Lahan Pertanian Organik. Jurnal Biologi Lingkungan, 10(2), 98-107.

Irawan, A. (2023). Peran Penyuluh Pertanian dalam Adopsi Inovasi Pertanian Ramah Lingkungan. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(1), 22-34.

Kusuma, Z. (2023). Teknologi Pengomposan Cepat dengan Aktivator Organik. Jurnal Teknologi Pertanian, 24(3), 210-219.

Lestari, S. (2023). Sertifikasi Pertanian Organik: Peluang dan Tantangan bagi Petani Kecil. Jurnal Standarisasi dan Mutu, 12(1), 40-50.

Mulyani, A. (2023). Pemetaan Kesuburan Tanah sebagai Dasar Rekomendasi Pemupukan Organik Spesifik Lokasi. Jurnal Sumberdaya Lahan, 17(2), 88-97.

Nugroho, S. (2023). Analisis Residu Pestisida pada Produk Pertanian Organik dan Konvensional. Jurnal Keamanan Pangan, 5(1), 33-42.

Prasetiyo, B. (2023). Model Kelembagaan Petani dalam Rantai Pasok Produk Organik. Jurnal Manajemen Agribisnis, 11(2), 160-171.

Rahayu, M. (2023). Pemanfaatan Trichoderma sp. sebagai Agens Hayati Pengendali Penyakit Layu Fusarium. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan, 13(1), 50-59.

Santoso, D. (2023). Pertanian Berkelanjutan: Konsep dan Implementasi di Indonesia. Buku Referensi Pertanian.

Susanto, R. (2023). Pengaruh Mulsa Organik terhadap Pengendalian Gulma dan Kelembaban Tanah. Jurnal Gulma dan Tanaman Liar, 4(1), 25-33.

Utami, S. N. H. (2023). Perbaikan Sifat Fisik, Kimia, dan Biologi Tanah dengan Aplikasi Biochar. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 25(2), 101-110.

Widiastuti, F. (2023). Partisipasi Petani dalam Program Konservasi Tanah dan Air di Lahan Kering. Jurnal Konservasi Sumber Daya Alam, 8(1), 68-77.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.