PENGEMBANGAN SISTEM IRIGASI TEPAT GUNA: PENINGKATAN EFISIENSI PENGAIRAN SAWAH DI NGLAWAK

Autor(s): Muh Riza Syaifulloh

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi petani di Desa Nglawak adalah inefisiensi sistem pengairan sawah yang masih konvensional, menyebabkan pemborosan air, distribusi yang tidak merata, dan tingginya biaya operasional pompa. Kondisi ini berdampak langsung pada produktivitas pertanian yang kurang optimal. Pengabdian ini mengimplementasikan metode Participatory Action Research (PAR) untuk mengembangkan sistem irigasi tepat guna bersama kelompok tani setempat. Proses dimulai dengan tahap perencanaan, di mana dilakukan pemetaan partisipatif terhadap saluran irigasi eksisting dan diskusi mendalam untuk mengidentifikasi kebutuhan serta tantangan spesifik yang dihadapi petani. Berdasarkan analisis bersama, dirancanglah model perbaikan irigasi, seperti irigasi perpipaan atau irigasi tetes sederhana. Tahap aksi melibatkan petani secara aktif dalam pembangunan atau modifikasi infrastruktur irigasi, didahului dengan pelatihan teknis mengenai instalasi dan cara kerja sistem baru. Selama tahap observasi, tim bersama petani memantau debit air, mengukur tingkat kebasahan tanah, dan mencatat penggunaan bahan bakar pompa untuk mengevaluasi efektivitas sistem. Pada tahap refleksi, dilakukan evaluasi menyeluruh bersama kelompok tani untuk membahas dampak positif, kendala yang muncul, dan merumuskan skema pengelolaan serta pemeliharaan sistem irigasi secara mandiri dan berkelanjutan oleh komunitas petani.

 

Keywords

Irigasi Tepat Guna, Efisiensi Air, Pemberdayaan Petani, Participatory Action Research, Produktivitas Pertanian.

References

Andriani, R., & Susanto, A. (2023). Partisipasi Petani dalam Modernisasi Jaringan Irigasi Tersier untuk Peningkatan Efisiensi Air. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 12(2), 180-189.

Arifin, M., & Rahmadhani, M. D. A. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Mengefisiensi Penggunaan Air Pada Lahan Kering Dengan Sistem Irigasi Tetes. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), 3(1), 78-85.

Budianto, A. (2023). Teknologi Irigasi Hemat Air untuk Pertanian Berkelanjutan. Bogor: IPB Press.

Cahyono, T., & Wulandari, S. (2023). Penerapan Irigasi Pipa Tertutup untuk Mengurangi Kehilangan Air di Tingkat Usaha Tani. Jurnal Irigasi, 18(1), 35-44.

Fakhrah, F., et al. (2023). Pemberdayaan Petani melalui Inovasi Irigasi Tetes Portabel Berbasis Material Daur Ulang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(4), 1440-1447.

Hapsari, I., & Santosa, E. (2023). Peran Kelembagaan Petani Pemakai Air (P3A) dalam Pengelolaan Irigasi Partisipatif. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian, 8(2), 123-134.

Irawan, D., et al. (2023). Kombinasi Irigasi Tetes dan Biochar untuk Meningkatkan Retensi Air Tanah dan Produktivitas Tanaman. Jurnal Agronomi Indonesia, 51(3), 250-258.

Jaya, I. K., & Pradana, H. A. (2023). Pengembangan Sistem Irigasi Tenaga Surya untuk Pompa Air di Lahan Sawah Tadah Hujan. Prosiding Seminar Nasional Teknik Pertanian, 221-229.

Kurniawan, A., & Sari, M. (2023). Evaluasi Kinerja Sistem Irigasi Sprinkler untuk Tanaman Hortikultura di Lahan Kering. Jurnal Keteknikan Pertanian, 11(1), 50-59.

Niam, M., & Patmowati, S. (2023). Partisipasi Masyarakat dalam Meningkatkan Pemberdayaan Petani melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Khidmahsosial: Journal of Social Work and Social Services, 4(1), 26-38.

Nugraha, A. S. (2023). Implementasi Sensor Kelembaban Tanah untuk Otomatisasi Sistem Irigasi Tetes pada Tanaman Cabai. Jurnal Inovasi Teknologi Pertanian, 6(2), 90-98.

Olli, M. R., et al. (2023). Pengelolaan Air untuk Pertanian Berkelanjutan. Jakarta: Penerbit Penebar Swadaya.

Prayoga, A., & Wijaya, K. (2023). Analisis Efisiensi Penggunaan Air antara Irigasi Konvensional dan Irigasi Tetes pada Budidaya Melon. Jurnal Hortikultura, 33(2), 175-184.

Raharjo, S. (2023). Model Pengelolaan Air Irigasi Berbasis Komunitas untuk Keadilan Distribusi Air. Jurnal Sumber Daya Air, 19(1), 67-78.

Setiawan, B. I., & Tarigan, S. D. (2023). Rancang Bangun Sistem Pemantauan Debit Air Irigasi Berbasis IoT. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 8(3), 245-255.

Sofyan, A. (2023). Dampak Perbaikan Jaringan Irigasi terhadap Intensitas Tanam dan Pendapatan Petani Padi. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 7(4), 550-561.

Sutrisno, E., & Hidayah, N. (2023). Pelatihan Pembuatan Irigasi Tetes Sederhana dari Barang Bekas untuk Petani Sayuran. Jurnal Pengabdian Agroteknologi, 4(2), 110-117.

Wahyuni, S. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Teknologi Irigasi Hemat Air oleh Petani. Forum Agribisnis, 13(1), 88-100.

Widodo, P. (2023). Manajemen Irigasi Partisipatif: Teori dan Aplikasi. Malang: UB Press.

Zulkifli, A., & Hasan, M. (2023). Peningkatan Produktivitas Jagung melalui Penerapan Sistem Irigasi Bawah Permukaan. Buletin Palawija, 21(1), 45-54.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.