PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATA PELAJARAN IPA
Abstract
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas delapan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Latar belakang masalahnya adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, dan memecahkan masalah kompleks yang seringkali disebabkan oleh metode pembelajaran konvensional yang kurang mendorong partisipasi aktif dan refleksi. Metode penelitian ini menggunakan siklus tindakan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi aktivitas siswa, dan jurnal reflektif guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dua siklus tindakan, terjadi peningkatan signifikan pada skor tes berpikir kritis siswa, serta peningkatan partisipasi aktif mereka dalam diskusi dan pemecahan masalah. Siswa menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengidentifikasi masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa pembelajaran berbasis masalah yang difasilitasi dengan baik dapat menciptakan lingkungan belajar yang menantang dan relevan, mendorong siswa untuk secara aktif membangun pemahaman mereka dan mengembangkan keterampilan kognitif tingkat tinggi. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran berbasis masalah merupakan strategi yang efektif untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa, yang sangat penting untuk keberhasilan akademik dan kehidupan sehari-hari mereka. Guru disarankan untuk mengintegrasikan model ini secara konsisten dalam pengajaran IPA.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













