PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN MIND MAPPING

Autor(s): Syafaatul Ulya

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas delapan melalui metode pembelajaran berbasis masalah dengan mind mapping. Latar belakang masalahnya adalah bahwa siswa seringkali kesulitan dalam menghasilkan ide-ide orisinal dan menghubungkan konsep-konsep secara inovatif, yang menghambat pengembangan pemikiran kreatif mereka. Metode penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus tindakan, di mana siswa dihadapkan pada masalah, kemudian menggunakan mind mapping untuk mengorganisir ide, mencari solusi, dan memvisualisasikan hubungan antar konsep. Data dikumpulkan melalui penilaian kemampuan berpikir kreatif, lembar observasi aktivitas siswa, dan produk mind mapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan metode ini, terjadi peningkatan yang signifikan pada kemampuan berpikir kreatif siswa, yang terlihat dari kelancaran ide, fleksibilitas dalam pendekatan, dan orisinalitas solusi. Siswa menjadi lebih antusias dan percaya diri dalam mengeksplorasi berbagai kemungkinan. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa mind mapping membantu siswa memvisualisasikan ide-ide mereka secara non-linier, memicu asosiasi bebas, dan merangsang pemikiran divergen, yang semuanya mendukung pengembangan kreativitas. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berbasis masalah dengan mind mapping merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, dan guru disarankan untuk mengintegrasikan teknik visualisasi ide untuk mendorong inovasi dalam pembelajaran.

 

Keywords

Berpikir Kreatif, Pembelajaran Berbasis Masalah, Mind Mapping, Peningkatan, Siswa

Refbacks

  • There are currently no refbacks.