PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN TEKNIK SCAMPER
Abstract
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa kelas delapan melalui pembelajaran berbasis masalah dengan teknik SCAMPER. Latar belakang masalahnya adalah bahwa siswa seringkali kesulitan dalam menghasilkan ide-ide inovatif dan melihat masalah dari berbagai sudut pandang, yang menghambat pengembangan kreativitas mereka. Metode penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus tindakan, di mana siswa dihadapkan pada masalah dan dibimbing untuk menggunakan teknik SCAMPER (Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate, Reverse) untuk menghasilkan solusi kreatif. Data dikumpulkan melalui penilaian kemampuan berpikir kreatif, lembar observasi aktivitas kelompok, dan produk solusi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan teknik SCAMPER, terjadi peningkatan yang signifikan pada keterampilan berpikir kreatif siswa, yang terlihat dari orisinalitas ide, fleksibilitas dalam pendekatan, dan elaborasi solusi. Siswa menjadi lebih antusias dan berani mengeksplorasi berbagai kemungkinan. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa teknik SCAMPER menyediakan kerangka kerja yang terstruktur untuk memicu pemikiran divergen, membantu siswa mengatasi blokir mental dan menghasilkan ide-ide baru. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berbasis masalah dengan teknik SCAMPER merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, dan guru disarankan untuk mengintegrasikan teknik-teknik kreatif untuk mendorong inovasi dalam pembelajaran.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













