MENGATASI KRISIS IDENTITAS REMAJA MELALUI PENDEKATAN BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS FITRAH

Autor(s): Nur Kholiq

Abstract

Krisis identitas merupakan fase normal namun seringkali membingungkan bagi remaja, diperparah oleh tekanan sosial dan informasi yang berlimpah di era modern. Latar belakang penelitian ini adalah urgensi pendekatan bimbingan dan konseling yang mampu membantu remaja mengatasi krisis identitas dengan berlandaskan pada konsep fitrah manusia dalam Islam. Tujuannya adalah membimbing remaja menemukan jati diri yang otentik dan bermakna. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis konseptual, mengkaji bagaimana konsep fitrah, seperti kecenderungan kepada kebaikan dan kebenaran, dapat menjadi landasan dalam bimbingan. Pendekatan ini juga melibatkan wawancara dengan remaja dan konselor yang berpengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan dan konseling berbasis fitrah membantu remaja memahami bahwa identitas sejati mereka berakar pada hubungan dengan Tuhan dan tujuan penciptaan. Konselor memfasilitasi eksplorasi nilai-nilai pribadi, pengembangan potensi, dan penanaman kesadaran akan peran mereka sebagai khalifah di bumi. Pembahasan menggarisbawahi bahwa pendekatan ini tidak hanya membantu remaja mengidentifikasi siapa mereka, tetapi juga mengapa mereka ada, memberikan fondasi yang kokoh untuk membangun identitas yang positif, bertanggung jawab, dan selaras dengan nilai-nilai universal. Ini mengurangi kebingungan dan kecemasan yang sering menyertai krisis identitas.

 

Keywords

Krisis Identitas, Remaja, Bimbingan Konseling, Fitrah, Jati Diri

Refbacks

  • There are currently no refbacks.