DAMPAK KEBIJAKAN PROTEKSIONISME TERHADAP RANTAI PASOK GLOBAL IMPLIKASI EKONOMI DAN STRATEGIS

Autor(s): Nurul Hidayati

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan proteksionisme terhadap rantai pasok global, serta implikasi ekonomi dan strategisnya bagi perusahaan multinasional. Latar belakang masalahnya adalah bahwa kebangkitan kembali kebijakan proteksionisme, seperti tarif, hambatan non-tarif, dan regulasi lokal, mengancam efisiensi dan stabilitas rantai pasok global yang telah dibangun selama beberapa dekade. Metode yang digunakan adalah analisis ekonometrik data perdagangan bilateral dan investasi asing langsung, dikombinasikan dengan studi kasus terhadap beberapa perusahaan di sektor yang sangat terpengaruh oleh kebijakan proteksionisme. Data dikumpulkan dari lembaga internasional, laporan perusahaan, dan publikasi berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan proteksionisme menyebabkan fragmentasi rantai pasok, peningkatan biaya produksi, gangguan logistik, dan penurunan efisiensi operasional. Perusahaan merespons dengan diversifikasi lokasi produksi, relokasi ke pasar domestik, atau mencari pemasok alternatif. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa implikasi strategisnya meliputi peningkatan risiko pasok, kebutuhan untuk membangun redundansi, dan peninjauan kembali strategi globalisasi. Studi ini menyimpulkan bahwa perusahaan harus proaktif dalam memitigasi dampak proteksionisme dengan merancang rantai pasok yang lebih tangguh dan adaptif, serta mempertimbangkan strategi regionalisasi untuk mengurangi ketergantungan pada satu pasar atau pemasok, demi menjaga kelangsungan operasional dan daya saing di tengah lingkungan perdagangan global yang tidak menentu.

 

Keywords

Proteksionisme, Rantai Pasok Global, Implikasi Ekonomi, Implikasi Strategis, Perusahaan Multinasional

Refbacks

  • There are currently no refbacks.