INTEGRASI ILMU FALAK DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI ISLAM STUDI KOMPARATIF DI ASIA TENGGARA

Autor(s): Sentot Heru Subiyakto

Abstract

Penelitian ini menganalisis integrasi ilmu falak dalam kurikulum pendidikan tinggi Islam di beberapa negara Asia Tenggara untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Latar belakang masalahnya adalah kebutuhan untuk memastikan relevansi dan kedalaman pengajaran ilmu falak di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern serta kebutuhan umat Islam akan pemahaman yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kasus komparatif dengan mengumpulkan data kurikulum silabus dan wawancara dengan dosen serta mahasiswa dari universitas universitas Islam terkemuka di Indonesia Malaysia dan Brunei Darussalam. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi pola pola umum dan perbedaan dalam pendekatan pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan variasi signifikan dalam kedalaman materi metode pengajaran dan penekanan antara teori dan praktik. Beberapa institusi telah berhasil mengintegrasikan aspek hisab dan rukyat secara mendalam sementara yang lain masih berfokus pada aspek teoritis. Pembahasan lebih lanjut mengidentifikasi bahwa tantangan utama meliputi kurangnya tenaga pengajar yang berkualitas sarana prasarana observasi yang terbatas serta belum optimalnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi. Rekomendasi meliputi pengembangan kurikulum yang lebih terintegrasi peningkatan kapasitas dosen dan investasi dalam fasilitas praktikum untuk memperkuat pemahaman mahasiswa tentang ilmu falak.

 

Keywords

Ilmu Falak, Pendidikan Tinggi Islam, Kurikulum, Asia Tenggara, Studi Komparatif

Refbacks

  • There are currently no refbacks.