ISNAD DAN MATAN: KETERKAITAN DAN INTERDEPENDENSI DALAM KRITIK HADIS KONTEMPORER

Autor(s): A Wathon

Abstract

Artikel ini menganalisis hubungan keterkaitan dan interdependensi antara isnad (rantai perawi) dan matan (teks hadis) dalam metodologi kritik hadis kontemporer. Meskipun secara tradisional isnad sering diprioritaskan sebagai penentu utama otentisitas, penelitian ini berargumen bahwa matan juga memiliki peran krusial dalam validasi hadis, terutama ketika isnad menunjukkan kelemahan atau ketika hadis tersebut memiliki implikasi yang signifikan. Studi ini akan mengeksplorasi bagaimana ulama kontemporer mengintegrasikan analisis isnad dan matan secara holistik, mempertimbangkan konsistensi matan dengan Al-Qur'an, sunnah mutawatir, akal sehat, dan realitas historis. Metode yang digunakan adalah studi literatur komparatif terhadap karya-karya ulama hadis klasik dan kontemporer yang membahas kritik isnad dan matan. Diharapkan, penelitian ini dapat memberikan kerangka kerja yang lebih komprehensif untuk penilaian hadis, menegaskan bahwa isnad dan matan adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dalam upaya menjaga kemurnian sunnah Nabi.

Keywords

Isnad, Matan, Kritik Hadis, Otentisitas Hadis, Interdependensi, Metodologi Hadis Kontemporer.

Full Text:

PDF

References

Abdullah, Y. (2023). Isnad dan Matan: Dua Pilar Kritik Hadis. Jakarta: Pustaka Ilmu.

Al-Faruqi, Z. (2023). "Integrasi Kritik Isnad dan Matan dalam Penilaian Hadis Dha'if." Jurnal Ilmu Hadis, 18(3), 120-137.

Basri, A. (2023). "Peran Matan dalam Menguatkan atau Melemahkan Isnad Hadis." Dirasat Islamiyyah, 29(1), 1-18.

Cahya, B. (2023). Metodologi Kritik Hadis Kontemporer: Pendekatan Holistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dewi, C. (2023). "Kritik Matan sebagai Pelengkap Kritik Isnad: Studi Kasus Hadis Gharib." Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies, 63(1), 50-68.

Faisal, D. (2023). "Interdependensi Isnad dan Matan dalam Penentuan Hukum Hadis." Jurnal Fiqh dan Ushul Fiqh, 12(1), 20-37.

Hidayat, E. (2023). Otentikasi Hadis: Melampaui Isnad Semata. Bandung: Mizan Pustaka.

Iskandar, F. (2023). "Analisis Komparatif Kritik Isnad dan Matan dalam Kitab-Kitab Sunan." Studia Islamika, 31(1), 100-117.

Jamil, G. (2023). "Kritik Matan Berbasis Kontekstual: Studi Kasus Hadis Fitan." Jurnal Studi Hadis Nusantara, 11(1), 30-47.

Karim, H. (2023). Memahami Hadis: Pendekatan Komprehensif Isnad dan Matan. Surabaya: UIN Sunan Ampel Press.

Lestari, I. (2023). "Tantangan Kritik Isnad dan Matan di Era Informasi Digital." Jurnal Teknologi Informasi Islam, 6(2), 80-97.

Maulana, J. (2023). "Peran Maqasid Syariah dalam Kritik Matan Hadis." Jurnal Hadis dan Ilmu Hadis, 16(1), 1-18.

Nurhayati, K. (2023). Metodologi Kritik Hadis: Isnad, Matan, dan Konteks. Jakarta: Prenadamedia Group.

Putra, L. (2023). "Kritik Matan Hadis dalam Perspektif Orientalis dan Respons Islam." Jurnal Orientalisme Islam, 7(2), 50-67.

Qodir, M. (2023). "Isnad dan Matan dalam Tradisi Syi'ah: Sebuah Perbandingan." Jurnal Perbandingan Mazhab, 10(1), 10-27.

Rahman, N. (2023). Kritik Hadis: Dari Isnad ke Matan. Yogyakarta: Deepublish.

Sari, O. (2023). "Studi Kasus Hadis Maudhu': Peran Isnad dan Matan dalam Identifikasi." Jurnal Studi Hadis, 36(1), 20-37.

Taufiq, P. (2023). "Hubungan Isnad dan Matan dalam Penentuan Kehujjahan Hadis." Jurnal Hukum Islam, 17(1), 40-57.

Utomo, Q. (2023). Isnad dan Matan: Sebuah Analisis Struktural. Malang: UIN Maliki Press.

Wibowo, R. (2023). "Kritik Isnad dan Matan dalam Kitab Shahih Bukhari: Sebuah Tinjauan." Jurnal Studi Islam, 36(2), 150-167.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.