REPRESENTASI IDENTITAS NASIONAL DALAM PUISI ARAB MODERN PASCA-REVOLUSI ARAB.
Abstract
Puisi Arab modern telah lama menjadi media penting untuk mengekspresikan identitas kolektif dan respons terhadap peristiwa politik dan sosial. Pasca-Revolusi Arab (Musim Semi Arab), banyak penyair yang mencoba merefleksikan dan membentuk kembali identitas nasional di tengah gejolak dan perubahan sosial yang mendalam. Latar belakang ini menyoroti peran puisi dalam konstruksi identitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi identitas nasional dalam puisi Arab modern yang ditulis pasca-Revolusi Arab. Metode yang digunakan adalah analisis teks sastra kualitatif terhadap korpus puisi dari beberapa penyair Arab terkemuka yang aktif pada periode tersebut. Data akan dianalisis untuk mengidentifikasi tema-tema identitas (misalnya, tanah air, sejarah, pahlawan, harapan, kekecewaan), simbolisme, dan gaya bahasa yang digunakan untuk merefleksikan dan membentuk identitas nasional yang baru. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman dalam representasi identitas, dari yang menekankan persatuan hingga yang menyoroti fragmentasi dan trauma. Pembahasan akan menguraikan bagaimana puisi berfungsi sebagai cermin dan pembentuk kesadaran kolektif di tengah krisis identitas. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan wawasan tentang peran sastra dalam wacana politik dan sosial, kontribusi pada studi sastra Arab modern, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana identitas nasional dinegosiasikan dan direkonstruksi melalui seni di masa-masa perubahan besar.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













